Teknik Membuka Pelajaran Yang Menarik dan Meyakinkan Bagi Audiens

Teknik Membuka Kelas WorkshopBagaimana Teknik Membuka Kelas Agar Audiens Tidak Bosan?

Mengelola proses pembelajaran sama dengan menerbangkan pesawat terbang dimana detik2 krusial adalah pada saat TAKE OFF dan LANDING…, jika proses TAKE OFF sudah berjalan mulus bisa dipastikan proses penerbangan akan berjalan mulus… bahkan kadang sang pilot menerbangkan pesawatnya dengan menggunakan sistem AUTOPILOT.. dimana pesawat bisa terbang dan menuju arah yang telah diprogramkan oleh sang pilot.

Oleh karena itu, seorang instruktur dituntut untuk memiliki ketrampilan tersendiri untuk memulai atau membuka pembelajaran yang menjadi proses TAKEOFF pembelajaran…sehingga ketika proses ini berjalan mulus dan welldone.. maka proses pembelajaran akan berjalan lancar…

Dibawah ini akan terpaparkan outline/panduan agar proses awal pembelajaran bisa berjalan mulus, seperti pengalaman penulis selama ini..

1. PRE- ACTION

  1. Pastikan mood anda benar2 nyaman dan on fire
  2. Kenali audiens atau pesertanya
  3. Kuasai konten materi yang akan diajarkan
  4. Pastikan media pembelajaran yang anda siapkan benar2 siap dan zero error

(untuk materi  ini tidak akan dibahas secara rinci di sessi ini)             

2. IN ACTION

  1. Bukalah kelas dengan salam, ucapkan terima kasih kepada semua pihak (panitia, peserta, dll.), dan bacalah judul dengan jelas.
  2. Perkenalkan dengan singkat tentang profil anda, bisa berupa : CV, profil, halaman situs, dan atau video bisa diputar (asal tidak lama)
  3. PRA DAYA : sesi ini sangat penting apabila kelas yang anda kelola adalah kelas pertama kali masuk (kelas pertemuan pertama).

Jelaskan kepada peserta , sebelum masuk penyampaian materi, masuk dulu ke sesi PRA DAYA/AKTIVASI KELAS, yaitu; agar suasana kelas nyaman, peserta bisa aktif dan partisipatif, tertib dan menyenangkan. Di bawah ini ada langkah-langkah, sbb :

  1. Sampaikan ke peserta hendaknya: relaks, fun, dengan mempersilahkan mereka untuk mengambil posisi duduk se-nyaman mungkin dan menjadikan pelatihan ini sebagai learning zone/tempat untuk saling belajar, semua orang memiliki hak yang sama untuk saling membelajarkan
  2. Tekankan ke peserta bahwa dirinya adalah sama dengan semua peserta
  3. Ajaklah peserta untuk memberikan beberapa kesepakatan agar suasana kelas menyenangkan.
  4. Sampaikan Kesepakatan 1 : peserta harus pro aktif dan konsentrasi
    1. Mintalah peserta menjawab hai dengan halo dan sebaliknya
    2. Dilanjutkan dengan tepuk satu, tepuk dua, tepuk tiga…  maka peserta mengikuti dengan tepuk tangan, tapi kalau fasilitator mengucapkan satu,dua,tiga (tanpa tepuk) maka peserta hanya boleh mangangkat tangan dan jarinya sesuai angka yang disebut) atau dengan permainan yang lain.

( permainan di atas sebagai contoh saja, anda bisa melakukannya dengan permainan yang lebih anda kuasai)

  1. Sampaikan kesepakatan 2 : HP SILENT dan TERIMA TELEPON DI LUAR
    1. Katakan ke peserta dengan jelas : baik kalau begitu… semua peserta angkat tangan kanannya…, boleh..? Taruh di pundak kiri teman anda, dan ikuti kata-kata saya ya : pak-pak, bu-bu, tolong hpnya disilent ya…
    2. Katakan ke peserta dengan jelas : semua peserta angkat tangan kirinya…, taruh di pundak kanan teman anda, dan ikuti kata-kata saya ya : pak-pak, bu-bu, kalau terima telpon di luar ya…

( permainan di atas sebagai contoh saja, anda bisa melakukannya dengan permainan yang lebih anda kuasai)

  1. Sampaikan kesepakatan 3 : Satu orang yang berbicara
    1. Sampaikan tentang everyone is everything, yaitu setiap orang itu penting dan perlu untuk didengarkan bicaranya
    2. Anda bisa memancing ke peserta tentang kesepakatan berikutnya tentang cara berbicara di kelas, dll.
  2. Sampaikan kesepakatan 4 : tepat waktu
    1. Sampaikan ke peserta menyepakati jam masuk-selesai, istirahat.

 

SEMUA KESEPAKATAN KELAS DIPERKUAT DENGAN DITULIS DI KERTAS PLANO DITEMPEL DI DINDING

  1. Ajaklah peserta untuk menulis harapan-harapannya pada pembelajaran yang akan dilaksanakan
    1. berikanlah pengantar ke peserta bahwa setiap orang memiliki harapan dalam setiap aktivitasnya, tidak beda dengan aktivitas yang sedang anda lakukan sekarang, maka ada baiknya kita juga menuliskan harapan-harapan itu agar ada target yang akan kita capai dalam aktivitas ini.
    2. bagikan metaplan ke peserta untuk menulis harapan – harapan mereka dalam pelatihan, kemudian ditempel di kertas plano di dinding
    3. Kelompokkanlah rekapan harapan ini : harapan proses, output, dan outcome, dan evaluasilah di akhir sesi.(dilakukan di kesempatan lain)

 

  1. PERKENALAN : aktivitas ini sangat penting untuk mencairkan suasana antar peserta
    1. Jelaskanlah ke peserta tentang pentingnya untuk saling kenal (nama, aktivitas, )
    2. Contoh Permainan perkenalan ini tidak hanya pekenalan tapi juga untuk membangunkan diri kita , dan menyemangati yang lain.
      1. Langkah pertama : mintalah peserta untuk berdiri melingkar, awalilah diri anda untuk menyebut nama anda dengan tangan anda menunjuk ke salah seorang peserta, kemudian peserta yang anda tunjuk langsung menyebut namanya sendiri dengan menunjuk ke arah peserta lainnya, begitu seterusnya ….. Sampai anda anggap suasana kelas sudah mulai mencair…..
      2. Langkah kedua: setelah peserta duduk, bagikan metaplan ke peserta untuk mengambar kegiatannya sehai-hari
      3. Langkah ketiga : minta peserta untuk menggambar impian usahanya di metaplan yang sama di baliknya atau disampingnya.
      4. Langkah keempat : mintalah peserta untuk saling menceritakan gambarnya satu sama lain
      5. Langkah kelima : mintalah peserta untuk menempel metaplan di kertas plano yang ada di dinding

( permainan di atas sebagai contoh saja, anda bisa melakukannya dengan permainan yang lebih anda kuasai)

  1. Memilih KETUA KELAS : Sesi ini untuk melatih langsung partisipasi dan aktiviasi peserta. Bisa anda lakukan dengan cara :

Mintalah  peserta untuk mengangkat tangan dalam hitungan ketiga, (satu, dua, tiga) , semua peserta menunjuk ke peserta lain yang dia anggap cocok untuk jadi ketua, peserta yang mendapat tunjukkan paling banyak oleh peserta dijadikan KETUA KELAS

( permainan di atas sebagai contoh saja, anda bisa melakukannya dengan permainan yang lebih anda kuasai)

Wow..yess……. KEGIATAN PRA DAYA (selesai) dan saatnya MASUK DI SESI MATERI

  1. Sampaikan lagi JUDUL MATERI yang akan anda sampaikan
  2. Sampaikan alasan anda menyampaikan materi ini, dengan pertanyaan  :
    1. Mengapa materi ini sangat penting?
    2. Bagaima cara untuk melakukannya?
  3. Sampaikan Tujuan Sesi :
    1. di akhir sesi peserta mampu memahami :
      1. …………………. , 3……………………….
      2. …………………., ……………………….
    2. Masuk di item tujuan sesi :
      1. Apa inti pembelajaran:
        1. proses dan capaian pembelajaran, bahwa sesorang bisa belajar dari berbagai sumber (fenomena, diklat, sekolah, bahkan belajar dari pengalaman diri sendiri)
        2. Inti capaian dari dampak pembelajaran adalah PERUBAHAN SIKAP (dengan metode ini, peserta akan tergiring ke perubahan sikap pasca proses pembelajaran)
        3. Dampak hasil pembelajaran itu mirip seperti pola burung terbang, melakukan terbang rendah dulu untuk memperkuat diri agar bisa terbang lebih tinggi, jadi dampak pembelajaran bisa dirasakan kalau kita yakin dan lakukan perubahan dengan mengamalkannya terus menerus walaupun di awal belum begitu terasa, bahkan kadang tidak terasa. (Dampak pembelajaran tidak seperti bimsalabim, prok-prok-prok, jadi apa……? Langsung jadi…. Seperti kata pak tarno)

Fungsi pembukaan Kelas

  1. Menyampaikan tujuan

Tujuan materi biasanya dirangkum dalam tujuan sesi  yang berisi apa yang akan dicapai oleh peserta di akhir pembelajaran (seperti contoh diatas)

  1. Memberikan gambaran umum

Gambaran tentang apa saja yang akan dipelajari, cara belajar, jumlah peserta, berapa lama pertemuannya,  denah lokasi, dll.

  1. Menciptakan motivasi

Ciptakan dan tingkatkan motivasi peserta sejak awal, bisa dengan yel2, permainan keakraban, memutar video/film, dll.

 

Beberapa Teknik Membuka Pembelajaran Yang Menarik

1. Menyampaikan Maksud dan Tujuan

Sampaikan maksud dan tujuan pembelajaran dengan jelas dan terinci (tujuan sesi)

2. Menyampaikan Pertanyaan

Sampaikan pertanyaan yang ada hubungannya dengan materi yang akan disampaikan, dan dengan jawaban yang disampaikan oleh peserta akan mengarahkan mereka masuk pada inti materi

3. Bercerita yang menarik

Berceritalah tentang kejadian-kejadian yang pernah anda dengar, lihat/baca dan bahkan yang pernah anda alami sendiri, tentunya kejadian yang ada hubungannya dengan materi yang akan disampaikan. (Cara menyampaikan cerita bisa anda sendiri yang bercerita  atau anda memakai media film/video atau audio)

 4. Menunjukkan Data dan Fakta

Sampaikan Data dan fakta yang berhubungan dengan materi yang akan disampaikan ke peserta karena akan sangat mempengaruhi perasaan peserta jika data itu benar-benar akurat, dan dari sumber yang dapat dipercaya. (kalau perlu foto klippingnya ditunjukkan untuk menambah keakuratannya).

5. Menyampaikan Kutipan

Sampaikan kutipan yang sesuai dengan materi yang akan disampaikan, kutipan bisa berasal atau bersumber dari Kita Suci, Hadits, pribahasa, kata hikmah, orang2 cendikia, dll.

Catatan :

Setelah menyampaikan kegiatan pembuka yang menarik, langsung masuk inti pembelajaran, oleh karena itu pastikan semua media pembelajaran yang akan anda gunakan sudah siap semua sehingga ketika anda masuk materi, kondisi mood peserta masih benar- benar on fire, jangan biarkan mood peserta memuai/menguap ke titik menurun, karena kalau kondisi mood mereka menurun , anda membutuhkan waktu untuk mengangkatnya kembali, dan jika anda paksakan untuk memulai sementara mood mereka menurun maka anda bisa dipastikan mengalami kegagalan, walaupun proses pembelajaran berjalan sampai akhir.

TAKE ACTION – MAKE IT HAPPEN

Disadur dari berbagi sumber :

  1. Panduan fasilitator untuk modul Community Based Entreprise Development (CBED-ILO)
  2. Teknik presentasi memukau oleh Muhammad Nur.