Workshop Seni Fasilitasi

DIKLAT KEINSTRUKTURAN
(WORKSHOP SENI FASILITASI)
PENDIDIK KURSUS DAN PELATIHAN

PENGANTAR
Perkembangan Pendidikan Nonformal dan Informal semakin besar, ditandai dengan berdirinya lembaga kursus dan pelatihan, baik yang bersifat reguler/berjenjang maupun yang temporer (seminar, workshop, diklat, dll.) yang memberikan bermacam-macam ketrampilan mulai yang bersifat vokasi maupun non-vokasi, baik yang sifatnya penunjang ketrampilan maupun yang dijadikan pijakan untuk berkarir di dunia usaha dan industri, ditambah lagi dengan ketrampilan berwirausaha. Hal ini, tentunya membutuhkan tenaga pendidik yang dinamis, profesional, dan memiliki kepribadian yang baik dan unggul.

Menekuni sebuah profesi di pendidikan nonformal dan informal juga tidak kalah bagusnya dibanding dengan pendidikan formal, karena pada prinsipnya sama, yaitu melakukan proses transfer knowledge dan pelayanan kepada peserta didik. Salah satu keberhasilan pendidik / instruktur di pendidikan nonformal dan informal adalah bagaimana pendidik mampu melakukan tiga tahapan proses pembelajaran , yaitu; pra class, on clas, dan after class, sehingga dengan menguasai tiga tahapan tersebut, pendidik mampu mengelola kelas dengan baik , tepat sasaran dan menyenangkan.

Tentunya semua itu harus didukung dengan kesiapan mental, pemahaman SKL, kurikulum, syllabus, RPP yang sistematis, serta pola komunikasi pendidik dengan peserta didik adalah merupakan kunci proses belajar di kelas.

Komunikasi yang nyaman, menyenangkan, saling memotivasi, dan focus memungkinkan pembelajaran berlangsung efektif. Lebih dari itu, kelas yang nyaman dan menyenangkan akan membuat peserta didik lebih bertanggung jawab dan mempunyai rasa memiliki atas proses belajar itu sendiri.

Yang terakhir, Proses yang tidak kalah pentingnya adalah proses evaluasi pembelajaran, sehingga peserta didik benar-benar diakui oleh masyarakat bahwa mereka sudah memiliki kompetensi di bidang ketrampilan yang diikutinya.

TUJUAN DIKLAT
1. Bersama-sama berpraktik untuk meningkatkan keterampilan merancang proses pembelajaran dan seni fasilitasi mulai pra-class, on-class, after-class untuk pengelolaan kelas yang lebih nyaman
2. Mengenalkan dan meningkatkan pemahaman akan berbagai perangkat pembelajaran, seni dan teknik fasilitasi bagi pendidik agar dapat mengembangkan dirinya menjadi pendidik yang fasilitatif

DURASI DAN METODE PEMBELAJARAN
• Diklat berlangsung selama 24 jam/ tiga hari (termasuk rehat).
• Proses pembelajaran dalam diklat lebih banyak menggunakan pendekatan partisipatif. sementara ceramah atau komunikasi satu arah dibatasi maksimal hanya 25% dari waktu yang tersedia, selebihnya adalah pembelajaran melalui praktik dan interaksi antarpartisipan.

TOPIK BAHASAN DAN PRAKTIK
• Kesiapan Mental dan sikap keprofesian Pendidik PNF
• Memahami SKL, KBK, Syllabus.
• Merancang RPP berdasar pada SKL
• Memahami media belajar
• Memahami Pola Pendidikan Orang Dewasa
• Memahami Seni Fasilitasi Kelas
• Memahami proses evaluasi pembelajaran

PESERTA
• Pendidik/Instruktur LKP/Paud/PKBM
• Calon Pendidik (sarjana baru dari berbagai jurusan)
• Jumlah peserta per kelas adalah antara 30 – 40 orang.

BIAYA dan FASILITAS
• Rp. 500.000/ peserta
• Setiap peserta mendapatkan fasilitas berupa : ( materi diklat, konsumsi, Ruang ber AC)

WAKTU & TANGGAL PELAKSANAAN
• Hari / Tanggal : Sabtu-Ahad (jadual menyusul)
• Tempat : Gedung BPPAUDNI Regional III Makassar
• Waktu : Pukul 08:00 – 17.30 WIB.

FASILITATOR
• Arman Taufik, Aly Anwar, Adly Mappuji, Nirwan Hudri

NOMOR KONTAK UNTUK PELATIHAN
08124152797 (Aly Anwar)